Mak Mak Desa Betungan Kedurang Ilir Demo Tidak Menerima Hasil Musawara Khusus

by -31 views

BENGKULU SELATAN-KEJORATIME.COM Dengan adanya dampak Covid-19 Secara global Negara Indonesia juga ikut merasakan dampaknya, Presiden Indonesia Ir. H Jokowi Dodo melakukan kebijakan agar setiap masarakat yang kena dampak Covid-19 ini harus di beri bantuan BLT setiap Kk mendapatkan Rp 600/bula selama 3 bulan. Dan ditambah lagi surat susulan perubahan kedua  PMK NO. 205/PMK.07/2020 diberikan bantuan selama 6 bulan, dari April-Juni besaran bantuan Rp 600000/bulan sedangkan untuk juli Septimber Rp 300000/bulan.

Dana ini akan di ambil dari Dana Desa (DD), seluruh Desa di Indonesia di imbau harus melakukan itu. Besarannya 25%-30% dari jumlah dana desa (DD) masing”

poto anggota tim pendataan Blt lagi koordinasi dengan Plt kades habis bupati memberikan arahan

Dengan adanya intruksi Pemerintah pusat melalui Pemerintah Propinsi dan Kabupaten, Pemerintah Desa Betungan Kecamatan Kedurang Ilir melaksanakan intruksi itu. Anggota BPD membentuk Tim untuk mendata masyarakat sebagai calon penerima BLT-DD dengan acuan 14 kretiria.

Pada hari Kamis 19/5/2020 Pemerintah Desa Betungan gelar musyawarah khusus, yang dihadiri Plt Kades Betungan, Ketua BPD, Babinkantipmas polsek Kedurang Babinsa, Pendamping Desa beserta undangan.

Setelah dilakukan musyawarah untuk Validasi Calon penerima BLT-DD, dengan acuan 14 kretira diambil 9 kretiria, pendataan pertama sebanyak 61 KK setelah pinalisasi hanya dapat 17 KK yang berhak mendapatkan bantuan BLT.

Setelah beberapa hari kemudian habis musyawarah khusus, ada beberapa mak mak tidak terima dengan hasil yang telah ditetapkan beberapa hari yang lalu, sehingga mereka datang menemui Bupati Bengkulu Selatan  untuk koordinasi mintak pendapat, “mengapa kami tidak masuk untuk mendapatkan bantuan BLT Itu, sedangkan beberapa Desa ada yang bisa bagi rata mengapa Desa kami tidak bisa jelas mak mak kepada Bupati Gusnan Mulyadi SE, MM.

Dengan adanya komplen itu Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi SE,MM mendatangi Desa Betungan Rabu (10/6/2020), untuk menjelaskan dan arahan agar masarakat yang belum masuk bisa di masukan agar tidak ada kisruh lagi, sesuai dengan aturan yang ada, seluruh kegiatan pisik yang blum di laksanakan bisa di stop dulu, Jelas Bupati Gusnan mulyadi SE,MM.

Dengan adanya penjelasan dari bupati Gusnan mulyadi SE,MM  Pemerintah Desa menjelaskan pada media KejoraTime.Com, kami  blum bisa melaksanakan pembagian BLT kepada masyarakat yang telah ditetapkan,  karna kami mau melihat dulu perkembangan yang ada, kalau memang bayak desa yang melaksanakan bagi rata mengapa kami tidak bisa. Yang jelas kami masih berpatokan pada hasil musawarah kusus, karna kami sebagai pemerintah Desa tidak mau tersandung hukum, ” jelas Heru Santoso SPi PJS Kades Desa Betungan.

Penulis (Alfian)