Kasum TNI Ingatkan Kedekatan Intelijen dan Pers

by -23 views
Ketum IMO Indonesia (kanan) menyerahkan cenderamata kepada Kasum TNI usai dialog kebangsaan di Gedung LPSK, Jakarta.

JAKARTA | KEJORATIMES.COM Guna meneguhkan peran dan fungsi pers sebagai perekat persatuan bangsa, Ikatan Media Online (IMO) Indonesia menggelar dialog bertajuk “Pers Pemersatu Bangsa” di Gedung Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Jakarta, Sabtu siang (16/11).

“Sesuai tema dialog kita hari ini, tujuan utama kita adalah mempertegas peran dan fungsi pers (IMO Indonesia-red) sebagai bagian penting dalam menjaga sekaligus memperkuat semangat keutuhan bangsa,” ujar Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail, saat memberikan sambutannya di hadapan ratusan peserta dialog.

Menurut dia, sebagai salah satu organisasi badan hukum media online terbesar di Indonesia, IMO Indonesia hadir sebagai pilar penting demokrasi, sekaligus ikut mendorong industri pers tanah air dan turut mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dialog diikuti ratusan peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi, termasuk 20 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) se-Indonesia. Hadir sebagai narasumber di antaranya, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Joni Supriyanto, Ketua Umum Kadin M Eddy Ganevo, Dewan Pembina LPJK Nasional Bachtiar Ujung, Ketua Umum IMO Indonesia Yakub Ismail, dan Pembina IMO Indonesia Yuspan Zalukhu.

Dalam paparannya, Letjen Joni Supriyanto mengungkapkan pentingnya membangun sinergitas institusi kemiliteran, terutama dunia intelijen, dengan pers. “Intelijen dan pers adalah dua hal yang sulit terpisahkan. Meski keduanya punya perbedaan analisa dan prediksi (terhadap peristiwa-red), hubungan keduanya sangatlah penting,” ujarnya.